Sekilas Tentang Tambling Wildlife Nature Conservation

Berada di antara Teluk Tampang dan Tanjung Belimbing, tempat ini bernama Tambling Wildlife Nature Conservation atau biasa disingkat TWNC. Sebuah tempat yang memfokuskan pada kegiatan konservasi flora dan fauna. Inilah paparan singkat mengenai tempat ini.

Mapala UI, TWNC, TWNC, Tambling Wildlife Nature Conservation, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Tommy Winata, Lampung, Vegetasi, Mapala UI, Pencinta Alam, Visit Lampung, Visit Indonesia, Traveler, Backpacker, Traveling, Susur Pantai, Wisata Pantai, Harimau Sumatra, Sumatran Tiger, Panthera Tigris

Tim Mapala UI berfoto di papan selamat datang TWNC. Mapala UI berkunjung ke TWNC dalam rangka pendokumentasian potensi wisata dan pelestarian Harimau Sumatera.

Mungkin sobat traveler masih banyak yang bertanya-tanya ketika mendengar kata TWNC (Tambling Wildlife Nature Conservation). Namun dengan singkatan Nature Conservation, pasti sobat traveler sudah mempunyai sedikit gambaran tentang kata tersebut. Tambling Wildlife Nature Conservation atau TWNC adalah kawasan konservasi yang dikelola oleh Yayasan Artha Graha Peduli (AGP) sejak tahun 1996. Kawasan konservasi ini terletak di ujung selatan Pulau Sumatera dan merupakan daerah yang sangat terpencil di mana tidak ada transportasi umum yang tersedia.

TWNC sendiri memiliki luas kawasan sebesar 45.000 hektar yang merupakan bagian dari 365.000 hektar hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Pemberian kawasan ini merupakan bagian kerjasana antara Departemen Kehutanan dan TWNC. Di kawasan konservasi ini, berbagai kegiatan dilakukan oleh pihak TWNC seperti rehabilitasi harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae), pembibitan kayu ulin, perlindungan kawasan laut, dan berbagai fauna lainnya. Di kawasan ini, fauna seperti rusa sambar (Cervus unicolor), kijang (Muntiacus muntjac), kerbau liar (Bubalus bubalis), burung merak dan kuda dapat ditemukan hidup liar di sana.

Tommy Winata adalah aktor di balik pembangunan kawasan konservasi yang terkenal dengan tempat rehabilitasi Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) ini. Pak Chandra, salah satu pegawai di TWNC menceritakan bahwa pembangunan kawasan ini berawal ketika Tommy Winata berkunjung ke wilayah Tampang dan Belimbing pada tahun 1995 silam. Tommy Winata menemukan kerusakan kerusakan hutan yang parah seperti illegal logging, illegal hunting dan illegal fishing. Karena latar belakang itulah, Yayasan Artha Graha Peduli masuk pada tahun 1997 sebagai relawan pelestarian alam.

Di kawasan TWNC ini selain tempat pelestarian flora dan fauna, juga terdapat tempat yang mempunyai sejarah yang kuat. Tempat ini adalah Mercusuar Tambling. Mercusuar ini menjadi saksi meletusnya Gunung Krakatau pada tahun 1883. Mercusuar ini menjadi panduan navigasi bagi para pelaut yang berlayar di Samudera Hindia dan Selat Sunda agar kapal tidak karam terkena karang-karang. Selain itu di kawasan TWNC ini mempunyai tempat-tempat yang mempunyai potensi wisata untuk didatangi. Danau Sleman, Menjukut, Pantai Blambangan, dan beberapa titik penyelaman menjadi tempat yang dapat dikunjungi ketika berada di sini.

TWNC, Tambling Wildlife Nature Conservation, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Tommy Winata, Lampung, Vegetasi, Mapala UI, Pencinta Alam, Visit Lampung, Visit Indonesia, Traveler, Backpacker, Traveling, Susur Pantai, Wisata Pantai, Harimau Sumatra, Sumatran Tiger, Panthera Tigris

Safari malam untuk mengamati fauna yang ada di savana kawasan TWNC.

Pak Chandra menceritakan bahwa pengelolaan kawasan yang berprinsip ecotourism ini belum ada niat untuk dibuka untuk umum.Kami masih terus berbenah. Sementara masih terbatas untuk kalangan terdekat Pak Tommy dulu” tambahnya. TWNC memiliki cottage dan guest house untuk tempat menginap para tamu yang berkunjung. Di sini juga memiliki fasilitas WIFI yang hanya dapat diakses pagi dan sore hari, tempat pertemuan, landasan pesawat, helipad, menara pengamatan, dan pelabuhan untuk kapal berlabuh. Namun peraturan yang diterapkan di sini sangat ketat. Di sini gak boleh buang sampah sembarangan. Kalo ngelanggar didenda 300 ribu. Oh iya, kalo ngerokok, gak boleh di bawah atap bangunan. Harus di luar. Ngelanggar? denda 100 ribu.” kata beliau ketika menjelaskan pada Tim Mapala UI.

Selain menjalani kegiatan konservasi alam, pemberdayaan masyarakat, dan pariwisata alam, TWNC juga memiliki program yang bekerjasama dengan BNN (Badan Narkotika Nasional) untuk merehabilitisi mantan pengguna narkoba. Mantan pengguna narkoba ini akan dikarantina di kawasan TWNC untuk melakukan program-program yang telah direncanakan sebelum dipulangkan ke rumah. Mereka akan disebar ke berbagai sub-divisi yang ada di TWNC. “Nah jadi gak mau kan kembali ke TWNC sebagai anak rehabilitasi” kata Pak Chandra sambil tertawa.

Untuk memasuki kawasan TWNC, sobat traveler harus memiliki izin yang terlebih dahulu dapat diurus di kantor PT. Adhiniaga Kreasinusa, Jakarta Pusat. Selain itu sobat traveler harus mengurus izin ke kantor Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan. Untuk mencapai TWNC, sobat traveler dapat mengakses melalui jalur darat, laut, dan udara. Untuk jalur darat, TWNC dapat diakses melalui Tanjung Cina lalu membelah hutan sekitar 1.5 jam jika kondisi jalan bagus. Sebelumnya, sobat traveler harus menyeberang dengan perahu motor dari Kota Agung selama 3 jam. Sementara jika ditempuh dengan jalur laut dari Kota Agung, Tampang dapat ditempuh sekitar 4 jam, sedangkan Belimbing ditempuh selama 6 jam. Jalur yang paling cepat adalah jalur udara. TWNC dapat ditempuh dari Bandara Halim Perdana Kusuma dengan pesawat khusus dengan estimasi waktu sekitar 30 menit.

Informasi Terkait

HEAD OFFICE
Tambling Wildlife Nature Conservation
Pengekahan Desa Way Haru
Kecamatan Bengkunat Belimbing
Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung
Phone : +62(82) 8701-2531
JAKARTA OFFICE
PT. Adhiniaga Kreasinusa
Jl. Pangeran Jayakarta No. 115 Lt. 5
Jakarta Pusat
Phone: +62(21) 628-3339
Fax: +62(21) 626-2617                                                                                                Website tamblingwildlife.com
Kantor Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan                                      Jl. Ir. H. Juanda No. 19 Km 1
Tanggamus, Kota Agung 35751
Telp: (0722) 21064, Lampung Selatan                                                                  Website: Taman Nasional Bukit Barisan Selatan

6 thoughts on “Sekilas Tentang Tambling Wildlife Nature Conservation

  1. Pingback: 5 Tempat Wajib Dikunjungi di TWNC | inisayadanhidupsaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s