[Terios7wonders]: Daihatsu Terios, Sang Sahabat Alam dan Budaya Indonesia

Tujuh mobil berwarna putih yang selanjutnya dikenal dengan Daihatsu Terios ini telah menjelajahi keindahan alam dan keanekaragaman budaya di Indonesia. Perjalanan tim Terios 7 Wonders dimulai dengan rute Jakarta-Sawarna-Merapi-Tengger-Baluran-Rambitan-Dompu dan berakhir di Pulau Komodo. “Kami ingin memperkenalkan 7 tempat eksotis yang akan dilalui dalam perjalanan ini,” ujar Rio Sanggau, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor.

Daihatsu Terios, Terios 7 Wonders, Landscape, Visit Indonesia, Hidden Paradise, Sumbawa

Konvoi Tim Terios 7 Wonders menuju Dompu.

Pagi menjelang siang, berawal dari kawasan Sentul City, Bogor, tujuh mobil Daihatsu Terios siap menjelajah keindahan alam dan keanekaragaman budaya Indonesia selama 14 hari. Acara yang diselenggarakan oleh PT Astra Daihatsu Motor, agen tunggal pemegang merek Daihatsu, bertajuk “Terios 7 Wonders, Hidden Paradise”. Destinasi yang dikunjungi tim Terios 7 Wonders adalah Pantai Sawarna, Desa Kinahrejo (Gunung Merapi, Jawa Tengah), Danau Ranupani (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur), Plengkung (Taman Nasional Alas Purwo), Sade Rambitan, Lombok yang terkenal dengan Suku Sasaknya, Dompu, Nusa Tenggara Barat, dan yang terakhir yaitu Pulau Komodo. Penjelajahan alam dan budaya dengan menggunakan Daihatsu Terios ini diikuti oleh para blogger, jurnalis dan tim Daihatsu sendiri. Nah kemudian, apa sobat traveler dapat membayangkan ketika tahu tentang tema, peserta, dan tujuan acara Terios 7 Wonders ini?. Ya, jawabannya adalah LUAR BIASA!. Destinasi yang luar biasa yang dikunjungi bersama Daihatsu Terios ini pasti tak dapat terlupakan. Mobil yang dilengkapi dengan Electric Power Steering (EPS) dan Kompressor AC yang lebih kecil dari versi sebelumnya ini ternyata lebih irit 6%. Sangat cocok untuk menemani sobat traveler menjelajahi alam dan budaya Indonesia.

Destinasi pertama Terios 7 Wonders ini diawali dengan mengunjungi Sawarna. Tim yang berangkat dari Sentul City, Bogor ini mulai menjajal medan yang berkelok. Jalanan yang menanjak dan menurun juga tak lupa diterjang oleh “si putih”. Tim tak perlu khawatir dengan performa Daihatsu Terios karena mobil ini telah mempunyai teknologi VVT-I (Variable Valve Timing-Intelegent). Apa itu VVT-I? Bagi sobat traveler yang belum tahu, VVT-I adalah teknologi yang mengatur sudut camshaft secara dinamis agar dapat menyesuaikan putaran mesin, sehingga dapat meningkatkan tenaga mesin, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan/emisi bersih (sumber). Jadi tanjakan-tanjakan curam menuju Sawarna pastinya dapat dilalui secara lincah oleh si putih Daihatsu Terios.

Melesat jauh 600 km, penjelajahan Daihatsu Terios berlanjut menuju Yogyakarta dan Jawa Tengah. Tim akan mengunjungi daerah di Kaki Gunung Merapi. Kali ini “si putih” akan menerjang medan yang berpasir dan berbatu. Kalo belum biasa offroad, mendingan jangan nyetir ke kawasan Merapi. Ban Terios itu di-design untuk dipake di aspal, kalo kena pasir ya jadinya licin banget, mesti pinter mainin setir dan rem. Apalagi debunya banyak, mata juga harus hati-hati. Tapi gue sebenernya juga kaget sih, Teriosnya ternyata bandel juga.” kata Rizky, supir paling funky di mobil urutan ke-7 sambil menyetir ke arah Desa Kepuharjo yang letaknya bersebelahan dengan Kinahrejo. Wah, dapat dibayangkan gagahnya ketika melewati jalan yang licin hingga melipir dengan jurang. Saya tertantang sekali untuk mencoba jalur yang tergolong ini adrenalin dengan ditemani “si putih” yang “bandel” ini.

Etape kedua Terios 7 Wonders yang bermedan pasir dan batu ini dilibas oleh “si putih” tanpa gentar. Tak terasa malam mulai datang ketika Tim Terios 7 Wonder meninggalkan daerah Kaki Gunung Merapi. Penjelajahan tim setelah menempuh jarak 342 km mulai masuk ke daerah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Suasana berubah drastis. Butiran debu dan pasir yang menjadi ciri khas kaki Gunung Merapi berubah menjadi suasana dingin nan hijau di Ranupani. Daihatsu Terios kembali menunjukkan performa prima ketika melewati medan ekstrim berupa tanjakan terjal berkelok dengan permukaan jalan rusak dan berbatu, dan lebarnya hanya cukup untuk dilewati oleh satu mobil menuju Ranupani. Tim ketika sampai di lokasi, segera mendirikan tenda di pinggir Danau Ranupani. “Mendapat kesempatan bisa berkemah di bawah jutaan bintang di pinggir Danau Ranupani adalah salah satu pengalaman yang paling menyenangkan” ujar Lucy, salah satu anggota Tim Terios 7 Wonders kesenangan. Esok hari, ketika pagi  tak lupa selain menjelajah alam, Tim Terios 7 Wonders juga melakukan bakti sosial dengan memberikan sumbangan berupa peralatan kebersihan yaitu sejumlah sapu lidi dan tempat sampah, agar lokasi wisata di kawasan TNBTS selalu terjaga kebersihannya.

Berpisah dengan dingin dan hijaunya Ranupani, Tim Terios 7 Wonders bergerak memasuki kawasan yang didominasi pohon yang meranggas dan warna coklat maupun kuning di kiri kanan jalan. Daihatsu Terios mengantar tim ke dalam Taman Nasional Baluran, Jawa Timur. Malam tiba, tim berkesempatan untuk safari malam di Savana Bekol. Beruntungnya Tim 7 Wonders dapat melihat rusa yang berkeliaran liar. Beberapa bulan yang lalu saya pun pernah safari malam di kawasan Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), Sumatera Selatan. Namun berbeda dengan Tim Terios 7 Wonders yang safari malam dengan berjalan kaki, kali itu saya menggunakan mobil. Seru memang rasanya bersafari malam.

Meninggalkan penjelajahan di Pulau Jawa, “si putih” menyeberang ke pulau yang dijuluki dengan “Pulau Dewata”. Mengejar waktu, tim hanya sempat menikmati pemandangan laut saat menyeberang ke Gilimanuk, kuliner khas Bali, ayam betutu dan melintas di daerah Kuta. Selepas itu, “si putih” tangguh ini menuju ke Mataram. Memasuki hari ke-9, kali ini Suku Sasak, penduduk asli Sade yang berasal dari sebuah dusun di desa Rambitan, Pujut, Lombok Tengah menjadi destinasi penjelajahan budaya Tim Terios 7 Wonders. Tim disambut oleh alunan musik dan tarian tradisional Kedang Belek. Tak hanya itu, tim juga menemukan hal yang menarik, yaitu kebiasaan Suku Sasak yang membersihkan rumah dengan kotoran kerbau. Menurut mereka cara ini lantai rumah dapat lebih hangat dan dijauhi oleh nyamuk. Tak terbayang bagaimana jika sobat traveler melakukannya di rumah masing-masing.

Ketangguhan Daihatsu Terios kembali diuji. “Si putih” disambut dengan kondisi jalan yang rusak dan berbatu. Ditambah ketika akan memasuki Pantai Pink, jalan berubah menjadi berpasir dan menurun yang cukup terjal. Taraaaaaa, setelah itu iringin-iringan mobil tim sampai di Pantai Tangsi atau yang dikenal dengan Pantai Pink. “Horeeeee, akhirnya gue bisa nyebur!” ujar Mumun, anggota Tim 7 Wonders kesenangan. Sebutan surga tersembunyi tak berlebihan ketika melihat pantai ini. Selain tersembunyi letaknya, pemandangannya juga sangat indah. Setelah menikmati pantai, Daihatsu Terios kembali menyeberang menggunakan kapal feri. Pulau Sumbawa. Dompu, kota yang terletak di timur Pulau Sumbawa menjadi tujuannya. Pelabuhan Pototano siap menjadi tempat berlabuh kapal feri yang membawa “si putih” ini. Perjalanan Tim Terios 7 Wonders setelah menempuh 466 km diakhiri dengan mengunjungi Taman Nasional Komodo. Namun kali ini para jurnalis dan para blogger berpisah karena memiliki agenda lain.

Seluruh destinasi dalam penjelajahan Terios 7 Wonders Hidden Paradise sudah dikunjung oleh tim. Ketahanan Dahaitsu Terios sudah teruji sekali dengan road trip sejauh 2500 km ini. Tak sedikit pun tercatat masalah yang terjadi. “Mobilnya cocok dan nyaman buat keluarga (ayah ibu, 2 anak) yang suka liburan dan bawa barang banyak.” ungkap Lucy. Daihatsu Terios ini cocok menjadi sahabat alam dan budaya Indonesia. “Selama perjalanan kemarin, destinasi Terios 7 Wondersnya beragam, kita bermain dengan alam di Sawarna, Merapi, Ranupane, Baluran, Sumbawa, dan Komodo. Kita juga belajar budaya masyarakat di Lombok” jelas Lucy ketika saya tanya tentang perihal sahabat alam dan budaya Indonesia. Segala destinasi dapat dilalui dengan mulus hampir tak ada masalah sedikit pun.

@Viva_Log , @DaihasuInd , Terios 7 Wonders Hidden Paradise

Bukti mem-follow @Viva_Log & @DaihatsuInd

Daihatsu Terios, Terios 7 Wonders, Landscape, Visit Indonesia, Hidden Paradise, Budaya,

Bukti Tweet Artikel Lomba

Sumber Foto dan Tulisan:

http://daihatsu.co.id/terios7wonders/2013/news

lucianancy.com/

http://www.daihatsu.co.id/products/highlight/terios

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s