Petualangan Laut Ujung Kulon

Bagi para pencinta laut, diving maupun snorkling pasti menjadi tujuan utama dalam traveling. Namun ada cara lain untuk menikmati indahnya laut yaitu bermain kayak laut. Selain dapat menikmati indahnya laut, sobat traveler juga ditantang untuk mengendalikan kayak agar tidak terbalik.

Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon, Pulau Mangir, Traveling, Traveler, Backpacker, Wisata Bahari, Wisata Laut, Kayaking, Kayak, Visit Jawa Barat, Visit Indonesia

Laut di Ujung Kulon menawarkan sebuah petualangan laut yang lain.

Ujung Kulon, traveler mana yang tak tahu tempat yang khas dengan badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) ini. Selain dikenal dengan badak, Ujung Kulon juga terkenal dengan wisata bawah lautnya yang menawan. Para divers pun menandai tempat ini sebagai tempat menyelam yang wajib diselami. Ujung Kulon sendiri banyak dikunjungi para traveler ibukota untuk berwisata akhir pekan karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat kota Jakarta. Transportasi menuju ke Ujung Kulon juga dapat dijangkau dengan kendaraan umum.

Kawasan Ujung Kulon yang termasuk sebagai taman nasional ini bersama Cagar Alam Krakatau merupakan aset nasional dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Alam Dunia oleh UNESCO pada tahun 1991. Berdasarkan informasi di website Taman Nasional Ujung Kulon, Taman Nasional Ujung Kulon memiliki wilayah seluas 122.956 hektar yang termasuk dengan kawasan laut yang dilindungi. Taman Nasional Ujung Kulon menawarkan berbagai kegiatan alam bebas yang dapat dilakukan oleh para sobat traveler. Salah satu yang sobat traveler dapat lakukan adalah bermain kayak laut. Sobat traveler dapat membawa kayak beserta perlengkapannya sebelum berangkat ke Ujung Kulon.

Sama seperti pengalaman saya ketika berkunjung ke Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon lalu. Menginap di sebuah resort di pinggir pantai yang terletak di tanjung, menikmati matahari tenggelam, mendengarkan alunan simponi ombak yang membelah kesunyian malam dan menyaksikan bintang yang menghampar di langit Ujung Kulon. Pagi hari setelah menyantap sarapan, saya bergegas pergi ke pantai mencoba pengalaman baru di laut. Setelah asyik bermain di pinggir Pantai Keusik Panjang yang berpasir putih, saya mencoba untuk menantang adrenalin saya yaitu menyeberang ke Pulau Mangir dengan kayak. Pulau Mangir adalah sebuah pulau tak berpenghuni yang terletak 45 menit dari Pantai Keusik panjang jika ditempuh menggunakan kayak.

Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon, Pulau Mangir, Traveling, Traveler, Backpacker, Wisata Bahari, Wisata Laut, Kayaking, Kayak, Visit Jawa Barat, Visit Indonesia

Kayaking di laut dapat menjadi salah satu pilihan untuk menikmati liburan.

Kayak sendiri terdiri dari berbagai jenis sesuai penggunaannya tapi yang saya gunakan di sini untuk bermain adalah kayak sit on top. Kayak sit on top digunakan untuk khusus di pantai atau danau, sobat traveler tidak perlu menguras air, karena dilengkapi lubang khusus membuang air. Apabila kayak ini terbalik mudah untuk naik kembali ke perahu, tetapi gerak kayak jenis ini cukup lambat, dan sulit untuk melakukan Eskimo Roll (teknik berguling). Kayak berwarna merah kuning yang tergeletak di pinggir resort segera saya tarik ke pinggir pantai. Pelampung tak lupa saya gunakan sebagai pengaman untuk bergiat. Tantang adrenalin boleh tapi jangan lupa safety. Nekat itu tetap harus ingat safety procedur.

Byuuur..byuuur .. seketika ombak menyambut saya ketika menarik kayak meninggalkan pantai. Rasa asin air laut langsung terasa ketika saya mengecap lidah. Sial ternyata air ini juga terciprat mengenai mata saya. “Kampreeet nih, santai woi ombaknya.. mata gw pedih nih” teriak saya sambil terus mencoba menaiki kayak saya. Beberapa kali kayak yang saya naiki terbalik setelah tak lama mendayung dan terhempas ombak. Setelah berusaha pantang menyerah mendayung akhirnya saya meninggalkan ombak yang cukup ganas itu. Petualangan mengarungi laut dengan kayak pun dimulai.

Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon, Pulau Mangir, Traveling, Traveler, Backpacker, Wisata Bahari, Wisata Laut, Kayaking, Kayak, Visit Jawa Barat, Visit Indonesia

Sejenak di tengah laut menikmati suara deburan ombak

Birunya laut di kawasan Ujung Kulon serasa memanjakan mata saat saya mendayung. Karang-karang pun juga dapat terlihat jelas dari atas kayak. Tepat di belakang ketika saya menoleh, pemandangan hutan alami Taman Nasional Ujung Kulon terlihat dengan hijaunya. Sangat kontras dengan birunya laut. Sesekali putihnya pasir pantai menyapa dari kejauhan seakan berucap “Selamat tinggal kawan, selamat mengarungi luasnya samudera“. Angin laut pun menghempaskan saya ketika mendayung kayak ini. Semilir angin yang bertiup ini menemani petualangan laut saya. Angin yang bertiup ini dimanfaatkan juga oleh seorang teman untuk berlayar di laut. Sempat kami berpapasan di tengah laut. Ayoo balapan nihh” teriak dia sambil mengarahkan layar. “Sial dia mengajak balapan sudah pasti menang, dia pake layar, nah ini ngedayung” gumam saya dalam hati.

Di tengah perjalanan saya melihat bangunan-bangunan yang berbahan dasar bambu. Saya memutuskan untuk merapat ke salah satu bangunan yang berbentuk seperti piramid itu. Segera saya dayung kayak untuk mendekat dan menambatkan kayak agar tidak hanyut. Ternyata bangunan ini adalah tempat untuk menangkap ikan bagi para nelayan dengan skala besar. Dari atas sini saya dapat melihat jaring-jaring yang digunakan untuk menangkap ikan.

Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon, Pulau Mangir, Traveling, Traveler, Backpacker, Wisata Bahari, Wisata Laut, Kayaking, Kayak, Visit Jawa Barat, Visit Indonesia

Selain kayaking, di laut Ujung Kulon dapat dimanfatkan untuk olahraga layar.

It’s a great way to learn and hone kayaking and watercraft skills, and it all takes place in a safe environment “ – Richard Shelton

Bosan melihat-lihat pemandangan laut, saya mencoba hal yang berbeda. Ya, saya mencoba untuk melompat dari atas keramba ikan.aaaakkk… byuuurrrr!!” suara yang terdengar ketika saya melompat dari atas keramba ikan setinggi tiga meter ini. Benar-benar sensasi yang menegangkan. Puas bermain-main di keramba ikan, saya melanjutkan petualangan laut menuju Pulau Mangir yang sudah terlihat dari kejauhan. Kayak yang berwarna merah kuning ini kembali saya dayung pelan tapi pasti. Laut yang tenang mengiringi petualangan laut ini. Ikan-ikan kecil pun tak ingin ketinggalan berpetualang. Ikan-ikan kecil ini bergerak mengikuti kayak saya. Indahnya memang laut Ujung Kulon. Tak lama kemudian, pasir putih pun menyambut dan kayak segera merapat ke Pulau Mangir.

Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon, Pulau Mangir, Traveling, Traveler, Backpacker, Wisata Bahari, Wisata Laut, Kayaking, Kayak, Visit Jawa Barat, Visit Indonesia

Berjalan di keramba ikan yang berada di tengah laut. Keramba ikan ini digunakan para nelayan untuk menjaring ikan.

Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon, Pulau Mangir, Traveling, Traveler, Backpacker, Wisata Bahari, Wisata Laut, Kayaking, Kayak, Visit Jawa Barat, Visit Indonesia

Dari atas keramba ikan, melompat ke laut dapat dicoba untuk memacu adrenalin.

Pulau Mangir yang tak berpenghuni ini menjadi akhir dari petualangan laut saya kali ini. Berjalan di sepanjang garis pantai pulau ini cukup membuat saya terkagum dengan keindahan kawasan Taman Nasional Ujung Kulon ini. Di Pulau Mangir ini, teman-teman saya datang menyusul dengan naik kapal motor. Waktu yang ditempuh hanya 10 menit jika naik kapal motor. Namun sensasi yang dirasakan jelas berbeda. Petualangan laut ini ditutup dengan matahari yang tenggelam di ufuk barat. Rona langit yang berwarna orange mengantarkan saya dan teman-teman kembali ke Pantai Keusik Panjang, tempat resort saya menginap.

Taman Nasional Ujung Kulon, Pantai Keusik Panjang, Desa Sumur, Ujung Kulon, Pulau Mangir, Traveling, Traveler, Backpacker, Wisata Bahari, Wisata Laut, Kayaking, Kayak, Visit Jawa Barat, Visit Indonesia

Petualangan laut diakhiri oleh senja yang merona

Tips untuk sobat traveler

1. Olahraga kayak merupakan salah satu kegiatan alam yang beresiko. Sobat traveler disarankan untuk menggunakan perlengkapan yang cukup untuk safety misalnya pelampung dan helm.

2. Bulan yang bagus untuk berkunjung adalah April-September di mana laut dapat dijelajahi dengan aman. Tidak disarankan kayakan saat musim hujan karena rawan terjadi badai.

3. Membawa peralatan kayak pribadi karena belum ada yang menyewakan alat di kawasan Pantai Keusik Panjang.

4. Membawa makanan dan minuman pribadi.

5. Mempacking barang elektronik seperti handphone, kamera, dan handycam dengan lock n lock dan dimasukkan ke dalam dry bag untuk mencegah kerusakan.

Informasi Taman Nasional Ujung Kulon.

Kantor : Jl. Perintis Kemerdekaan No. 51, Labuan, Pandeglang 42264
Telp. (0253) 801731; Fax. (0253) 804651
E-mail : btnuk@cilegon.wasantara.net.id
, Website : Ujungkulon.org

21 thoughts on “Petualangan Laut Ujung Kulon

  1. akhirnya baca blog lo juga ka.haha..cool laaah isinya rapi bangetttttt..asik banget dibacanya..buat gue yang suka dokem doang dirumah postingan jalan jalan lo ngebantu gue buat mengkhayal naik gunung😀 keep on traveling and writing kaa. writing yang satu lagi juga jangan lupa (Re : skri!@#$%^&) hahaha

    • hahaha kemana ajaaa gits. ah masa sih rapi? masih perlu perbaikan sana sini nih blog.. jangan ngehayal doang, ayo bangun dari khayalan. haha sips nih. yang penting udah ganti PS. haha . makasi git udah mampir n kasih komen. jangan bosen2 ya..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s