Rafting di Sungai Citarik & Sungai Citatih

BKP 12 Mapala UI mempunyai moto “Mandiri, Berani, Pantang Menyerah, Kompak, Peduli”

Ya lagi-lagi sebuah tulisan yang baru sempat saya tulis dan tetap pada prinsip “tiada kata terlambat untuk menulis” . Saya senang berbagi cerita dan kutipan dari film Into The Wild “Happines only real when shared. (Christopher McCandless) sangat cocok sebagai alasan untuk berbagi cerita karena memang yang dialami ini adalah sebuah kesenangan. Perjalanan ini saya lakukan sekitar bulan Juli yang lalu. Sewaktu masih jadi caang Mapala UI (sekarang udah jadi anggota) hehe.

Sungai Citarik yang menjadi tempat pendidikan dasar arung jeram BKP 12 Mapala UI

Perjalanan kali ini saya bersama calon anggota Mapala UI pergi ke sungai Citarik dan Cicatih Sukabumi Jawa Barat. Setelah sebelumnya melakukan kegiatan panjat tebing di Citatah, Padalarang Jawa Barat, kami diberi kesempatan untuk kembali ke Jakarta untuk isi ulang segala kebutuhan perjalanan selanjutnya. Kami memutuskan berangkat bersama dari Stasiun UI menuju Citarik, Sukabumi. Sebuah kejadian konyol terjadi menimpa saya, Nabila, Rian “TB”, Daniel dan Adi ketinggalan kereta karena tidak bisa masuk ke dalam kereta yang penuh penumpang. Akhirnya saya bersama yang lain menukar tiket menjadi Commuter Line yang tidak lama tiba setelah kereta ekonomi. Sesampainya di Stasiun Bogor, Bim Bim dan Arke sudah menunggu untuk melanjutkan perjalanan. Dengan kepandaian bersilat lidah seorang Bim Bim dengan bahasa Sundanya, sebuah angkot berhasil ia tawar seharga Rp 250.000 untuk mengantar kami sampai ke Arus Liar, Citarik.

Calon anggota Mapala UI berlatih kemampuan dasar arung jeram di Sungai Citarik, Sukabumi Jawa Barat

Arus Liar adalah sebuah resort yang kami singgahi dan menjadi tempat pendidikan #BKP12 Mapala UI. Arus Liar itu sendiri milik Bang Lodi yang mana merupakan anggota kehormatan Mapala UI. Hari pertama di Senin pagi hari, dinginnya dan hijaunya Sungai Citarik menyambut kami. Materi berenang aktif dan pasif menjadi santapan sarapan kami. Sempat terasa ragu untuk menyeberangi derasnya aliran air Sungai Citarik tapi saya berusaha menyakinkan diri sendiri. Beberapa teguk air sungai Citarik menjadi minuman tambahan selain air putih. Di camping ground, saya bertemu anak Mapala Universitas Muhammadiyah Malang yang akan melakukan pemetaan Sungai Citarik.

Hari kedua tetap bertempat di Sungai Citarik tapi dengan warna air yang berbeda karena terjadi hujan di daerah Cicurug. Warna air menjadi coklat karena tanah-tanah yang bercampur air sungai. Dayung mendayung menjadi menu untuk menjadikan bekal untuk mengarungi sungai. G-Stroke dan C-Stroke diajarkan oleh Bang Toni Dumalang dan Tim Arus Liar. Fungsi-fungsi cara mendayung menjadikan proses pengendalian perahu menjadi stabil berjalan sesuai dengan arah yang ditentukan. Latihan naik ke perahu dari sungai dan flip-flop menjadi bagian latihan self rescue sebelum mengarungi derasnya air Sungai Citarik. Pengarungan pertama di Sungai Citarik, saya seperahu dengan Satria, Rojak dan Nuzul juga ditemani Nina, anggota Mapala UI yang juga merupakan atlit arung jeram Mapala UI.

Calon anggota Mapala UI melewati salah satu jeram di Sungai Citarik, Sukabumi Jawa Barat

Hari ketiga seperti kebiasaan perjalanan yang lalu, jogging tetap berjalan. Menaiki dan menuruni jalanan yang dihiasi dengan pemandangan yang indah di pagi hari menjadi obat kebosanan. Tetap pada materi berenang aktif dan pasif, flip flop, mendayung terus dilatih. Pengarungan Sungai Citarik direncanakan dilakukan sebanyak dua kali. Pengarungan pertama ditemani instruktur dan yang kedua tanpa instruktur. Pengarungan tanpa instruktur di dalam perahu, memberikan pengalaman yang berbeda. Kemandirian, kerja sama, kepercayaan lebih diutamakan untuk menjadi modal pengarungan. Di akhir pengarungan, saya merasakan badan agak lemas dan kepala terasa pusing. Sesampainya di camping ground ternyata aku harus mondar mandir ke toilet. Dan ternyata saya terkena diare, sungguh hal yang seharusnya tidak terjadi. Air Sungai Citarik mungkin terlalu banyak terminum dan berpengaruh sekali.

Hari keempat saya merasakan lemas sekali, pusing dan badan agak panas dan saya memutuskan untuk beristirahat untuk mencegah sakit yang berlarut. Itu harus dilakukan jika masih ingin merasakan serunya dunia dalam arung jeram dan dapat berkegiatan selanjutnya. Alhasil saya mendapat tugas untuk merapikan base camp bersama Citra yang juga sakit. Citra mengalami masuk angin dan badannya dikerok hingga memerah. Berkali-kali saya mondar mandir ke toilet untuk buang air besar. Oralit dan norit menjadi suplemen obat diare. Sungguh hal yang menyiksa selama perjalanan #BKP12 Mapala UI dan saya pun harus rela kehilangan satu hari sesi latihan.

Bang Lodi, Arus Liar membriefing Calon Anggota Mapala UI sebelum mengarungi Sungai Cicatih

Tim Mapala UI bersama Arus Liar di exit point Sungai Cicatih, Sukabumi Jawa Barat.

Hari terakhir saya melakukan pengarungan ke Sungai Cicatih setelah kami menyiapkan secara teknis dan non-teknisnya. Saya dapat bagian menjadi bendahara yang bertugas membantu mengumpulkan uang konsumsi. Dengan menaiki truk bersama para senior selama hampir 1.5 jam dengan jalan yang berlika-liku akhirnya sampai juga ke lokasi. Persiapan pengarungan dilakukan sampai solat Jum’at. Setelah solat Jum’at pengarungan dimulai, aku seperahu dengan Satria, Nuzul dan Alfi yang menggantikan Rojak yang sakit. Pemanasan berupa mendayung maju, mundur dan berputar menjadi awalan untuk mengarungi Sungai Cicatih yang konon katanya jika hujan berarus deras dan berjeram yang berbahaya. Jeram demi jeram saya lewati dan di tengah salah satu jeram saya terjatuh karena kuda-kuda kurang kuat. Panik dan takut sempat terasa sampai akhirnya saya ditolong oleh instruktur dalam perahu, mas Arif. Sungguh pengalaman pertama dalam lima hari yang kulalui, jatuh ke dalam jeram. Dunia dalam arung jeram yang sebenarnya telah saya rasakan. Di finish, para caang diharuskan untuk turun ke sungai untuk berenang aktif dan pasif. Perjalanan yang sungguh sangat mengasyikkan walaupun saya tidak terlalu ahli berenang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s